Posts

One Fine Day (2017) : Jefri Nichol, Jefri Nichol, Jefri Nichol

sumber : youtube Screenplay films.


This is positive-thinking review. 


Ini bukan filmnya Michelle Pfeiffer dan George Clooney. Tapi Michelle Ziudith dan Jefri Nichol.
Semenjak kesuksesan tidak terduga Magic Hour, Screenplay dengan produktif membuat film-film bertema cinta remaja yang semuanya memasang wajah Michelle Ziudith. Michelle Ziudith manis. Saya melihat aura Acha Septriasa ketika ia masih sangat belia bersama Irwansyah dulu. Ketika pertama kali melihatnya adalah di sinetron Love In Paris tapi pesona bintangnya kurang terpancarkan. Lalu kemudian ia muncul dalam Magic Hour. Sayangnya, di film itu ada Nadya Arina sehingga ia kalah dalam hal mencuri perhatian. Saya juga benci dengan twist film itu karena rasanya melecehkan kemampuan otak yang melihatnya. Mungkin juga karena kombinasi Dimas Anggara dan Rizky Nazar kurang mampu memberikan kekuatan untuk menyelesaikan filmnya sampai selesai. Sehingga kalau Magic Hour diulang di televisi, saya kurang semangat menontonnya.
Lalu datanglah Lo…

6 Hal Setelah Menonton Film Irreversible (2002)

Rest In Peace Tobe Hooper (1943-2017)

The Girl Can’t Help It (1956) : Jayne Mansfield Dalam Bayang-Bayang

Picnic At Hanging Rock (1975) : Mistis yang Sebenarnya

Pandora’s Box (1929) : Tragedi Seorang Lulu

Sweet Smell of Success (1957) : Panggung Sandiwara Orang-Orang Licik

Sore - Istri Dari Masa Depan (2017) : Romcom Minimalis Yang Manis

My Bloody Valentine (1981) : Horor Slasher Pekerja Tambang

Lazy, Hazy, Crazy (2015) : Malas, Tidak Jelas dan Gila

School of Rock (2003) : Musik Rock Dan Tentang Menjadi Orang Dewasa

Dawn of The Dead (2004) : Film Zombie yang (Paling) Bersenang-senang